Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PENDEMI BISA DIHENTIKAN DENGAN POLITIK - Siti Fadilah MenKes Indonesia Ke-17


Pandemi Covid19 ini adalah sebuah konspirasi bisnis vaksin internasional sehingga di masa datang akan dirancang lagi pandemi-pandemi berikutnya. Cina dan Amerika Serikat sekarang termasuk menjadi korban di dalamnya.

Siti Fadilah Menteri Kesehatan Indonesia Ke-17, menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Siti Fadilah menulis buku berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung yang berisi tentang konspirasi Amerika Serikat dan organisasi WHO dalam mengembangkan senjata biologis dengan menggunakan virus flu burung. Buku ini menuai protes dari petinggi WHO dan Amerika Serikat.

Dipenjara- Majelis hakim menilai Siti Fadilah Supari terbukti menyalahgunakan wewenang dalam pengadaan alat kesehatan dan merugikan negara sekitar Rp 6 miliar. Selama persidangan berlangsung, Siti Fadilah kooperatif dan membayar uang sebesar Rp1,35 miliar kepada negara.

Pengakuan Ketika bertemu dengan Deddy Corbuzier, Siti Fadilah Supari langsung mengatakan bahwa dia bukan seorang koruptor seperti yang dituduhkan selama ini. Siti Fadilah divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pindana Korupsi Jakarta pada 2017.

Siti Fadilah Supari mencatatkan prestasi selama menjabat sebagai Menteri Kesehatan periode 2004-2009. Dia berjasa karena membuktikan kalau flu burung bukahlah wabah yang berarti menular antar-manusia.

"Saya disambut dengan senyum seorang ibu. Dan mulutnya langsung berucap, 'Saya tidak korupsi, Pak. Saya mati untuk bangsa. Sayalah satu-satunya orang di dunia saat itu yang berhasil menyetop pandemi. Dan saya sekarang di penjara',"

Siti Fadilah Supari buka-bukaan mengapa ia menolak vaksin pendiri Microsoft Bill Gates. Ia menilai ada yang aneh dengan kampanye vaksin salah satu orang terkaya di dunia itu.

"Ada sesuatu yang aneh menurut saya ya," ujar Siti Fadilah saat buka-bukaan dengan Deddy Corbuzier yang diunggah di akun Youtube pribadi Deddy pada Rabu (21/5).

"Pandemi Covid19 ini adalah sebuah konspirasi bisnis vaksin internasional sehingga di masa datang akan dirancang lagi pandemi-pandemi berikutnya. Cina dan Amerika Serikat sekarang termasuk menjadi korban di dalamnya".

Siti Fadilah mengungkapkan hal itu setelah sebelumnya dia menceritakan bagaimana pengusaha IT, Bill Gates pada 2015 dengan menggebu-gebu menyebutkan bakal ada pandemi besar.

"Ini selalu pandemik selalu ada vaksin. Kenapa gak pandemik ya pandeminya dihentikan, kenapa mesti dibikin vaksin. Jadi kenapa ya mbok dicegah jangan sampai ada pandemik," ujarnya bertanya-tanya.

"Waktu itu WHO berkoar-koar flu burung menular dari manusia ke manusia, saya gak mau. Saya akan buktikan virus saya tak menular. Nah itu saya protes juga ke PBB. Setop flu burung, gak pake vaksin, tapi dengan politik,".

"Saat itu vaksinnya mau djual ke Indonesia, dan kita harus ngutang beli vaksin karena mahal," ujarnya.

Bill Gates, bukan kelulusan kedokteran. Namun mengapa dia begitu fasihnya berbicara akan terjadinya pandemi."Itu yang tak masuk di akal saya. dia kan pebisnis, ahli virus, tapi mungkin di komputer," ujarnya.

Siti juga keheranan mengapa dunia seperti tersihir bahwa pandemi harus diselesaikan dengan vaksin yang sepertinya sudah disiapkan oleh kelompok tertentu.

Dengan konspirasi seperti itu, Siti setuju jika pandemi sebenarnya adalah konspirasi bisnis internasional, karena setiap pandemi kelompok-kelompok itu akan panen uang dari menjual vaksin.

Itu sebabnya, pandemi Covid19 ini dipastikan bukan yang terakhir, tetapi akan ada pandemi-pandemi berikutnya yang dirancang kelompok-kelompok tertentu agar keuntungan bisnis vaksin mereka berlimpah ruah.

Berlangganan via Email