Tawaran Internet Gratis 20 GB selama 60 Hari adalah Penipuan (Jebakan Pishing)


Sebuah pesan yang menawarkan kuota internet gratis 20 Gigabyte ramai dibagikan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

"Koneksi Internet GRATIS 20 GB. Dapatkan 20 GB internet gratis selama 60 hari untuk setiap operator seluler. Saya baru saja mengaktifkan saya, [link ke sebuah situs berdomain .club]," demikian isi pesan hoaks yang beredar.

Pesan yang berisi informasi palsu ini sebenarnya sudah pernah beredar pada tahun 2018 lalu.

Namun, pesan tersebut kembali tersebat lewat pesan berantai baik di grup maupun chat pribadi.

Pada bagian bawah pesan, tertera sebuah tautan yang jika diklik akan membawa Anda pada laman web tertentu yang tampilannya tampak meyakinkan.

Pada laman tersebut tertera tulisan "koneksi internet gratis 20 GB selama 60 hari".

Kemudian di bagian bawah, Anda akan diwajibkan mengisi sebuah kuesioner demi mendapat kuota gratis untuk seluruh operator tersebut.

Kemudian lewat laman yang meyakinkan, pengguna akan diminta untuk mengisi segala data yang dapat disalahgunakan.

Jangan pernah mengklik link yang disertakan dalam pesan berantai tersebut.

Ini adalah salah satu trik penipuan berkedok kuota gratis untuk mencuri data pengguna.

Dari kuesioner tersebut data pengguna, seperti nomor ponsel, alamat e-mail, bahkan hingga izin untuk terhubung ke media sosial dicuri peretas untuk disalahgunakan.

Modus ini adalah trik lama yang digunakan para peretas untuk mengelabui pengguna.

Modus ini biasanya mengincar pelanggan dari perusahaan besar atau mengatasnamakan perusahaan besar untuk menarik minat pengguna agar tertipu dengan trik ini.

Operator Telkomsel dan XL Axiata, sudah sejak jauh hari menyatakan penawaran kuota internet gratis 20 GB tersebut adalah hoaks.

Pihak Telkomsel mengatakan bahwa dalam menyampaikan segala promosi yang berhubungan dengan produk dan layanan, operator seluler selalu menggunakan kanal resmi perusahaan.

"Telkomsel mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada untuk semua promosi yang berhubungan dengan produk dan layanan Telkomsel," demikian pernyataan Telkomsel.

Senada dengan Telkomsel, pihak XL Axiata pun mengatakan hal serupa.

Bahkan perusahaan mengimbau bagi para pelanggan jika mendapat pesan tersebut untuk mengabaikannya agar tak terjebak jebakan pishing.

"XL Axiata tidak ada penawaran gratis atau keterkaitan tertentu dengan link tersebut. Jadi kami menghimbau untuk diabaikan saja," demikian pernyataan XL.

Trik penipuan dengan modus phising ini dapat dihentikan dengan tidak menyebarluaskan link atau tautan kepada pengguna lain.

Jadi jika Anda mendapat pesan berantai semacam ini, cek terlebih dahulu apakah isi pesan tersebut benar adanya atau tidak.

Kemudian jika dalam pesan tersebut terdapat link yang mencurigakan, sebaiknya Anda tidak mengklik dan menyebarluaskannya agar tak ada lebih banyak korban.

Berlangganan via Email