Bocah 8 tahun yang Bergelantungan di Kabel Sutet Menjatuhkan Diri


Nadin, bocah 9 tahun asal Tangerang kurang lebih semenit bertahan bergelantungan di kawat sling PLN setinggi 15 meter.


Selama berada di atas, Nadin berteriak minta tolong kepada warga di bawahnya.
"Tolongin aku udah gak kuat, pengangannya mau lepas," teriak bocah malang itu dilihat dari video yang beredar.

"Jangan loncat! Jangan dilepas ya! Tahan! Ayo kasur mana kasur! Tangkep! Itu anaknya ya Allah," teriak warga.

Setelah kasur digelar, warga meminta Nadin melepaskan genggamannya.
Ia lantas menjatuhkan diri dan beruntung ditangkap oleh seorang penjual kopi.

"Anak kecil tersebut pun bergelayutan dengan kawat yang ditarik ke atas lalu menjatuhkan diri," ujar Rizki Aftarianto, Manager PLN UPP JISJ 2, melalui pesat singkat pada Jumat (17/4/2020).




• • • • •news Warga di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan Nadin, bocah 8 tahun yang bergelantungan di kabel sutet (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) setinggi 15 meter . Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (16/4/2020) sore. Dari kejauhan, Nadin terdengar berteriak meminta tolong untuk bisa turun. "Tolong, aku udah enggak kuat pegangan. Mau turun," teriak Nadin yang terus bergelantung sekuat tenaga dengan kedua tangannya . Sementara, petugas PLN dari kejauhan, diduga terus menarik kabel sutet tersebut hingga ketinggian sekitar 15 meter. Terlihat dalam video amatir yang direkam oleh warga, tubuh Nadin yang masih bergelantung dan tanpa sengaja ikut tertarik atau terseret hingga ketinggian kabel sutet tersebut sampai maksimal . "Jangan loncat! Jangan dilepas ya! Ayo kasur mana kasur, tangkep" Teriak beberapa warga yang terus mengikuti kemana Nadin bergelantung. Nadin awalnya tengah bermain di area proyek pemasangan kabel sutet yang tak jauh dari rumahnya . "Dia enggak tahu kalau kabel itu mau ditarik, anaknya gelantungan pada saat kabel masih rendah, tapi lama kelamaan ketarik sampai tinggi, dia enggak berani lepas," ujar petugas, Jumat (17/4/2020) . Selang beberapa menit, warga yang sudah siaga di bawah lengkap dengan matras, menyuruh Nadin untuk melepaskan genggamannya. Beruntung salah seorang penjual kopi, berhasil menangkapnya . "Terjun bebas, ditangkap warga. Tapi anaknya masih sadar, mungkin ada cidera ringan. Makanya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dicek semuanya," ujar petugas. . #sudutonline
Sebuah kiriman dibagikan oleh sudutonline (@sudutonline) pada

Nadin hanya mengalami luka ringan.
"Hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisi korban sadar," ungkap Rizki.

Beruntung, penjual kopi berhasil menangkap bocah tersebut dan nyawanya selamat.
"Terjun bebas, ditangkap warga," kata Kosrudin.
"Tapi anaknya masih sadar mungkin ada luka atau cedera ringan."
"Makanya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dicek semuanya," terang Kosrudin.

Selain memang kesalahan orangtua yang tidak mengawasi Nadin, Kosrudin kecewa dengan petugas di lapangan.

Berlangganan via Email