Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Zoom Diam-diam Curi Data - Aplikasi Konferensi yang marak saat Pamdemi Covid-19


Aplikasi Zoom yang dianggap software paling efektif untuk melakukan pekerjaan daring pada saat Pandemi Covid-19 ternyata diam-diam mencuri data.

[1] Zoom Ternyata Bagikan Data dan Wajahmu ke Facebook

Sejak dunia dilanda oleh merebaknya virus corona baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan COVID-19, langkah penanggulangan pertama yang diambil adalah dengan membatasi mobilitas masyarakat. Caranya? Mengimbau agar mereka tetap di rumah dan melakukan physical distancing.

Bagi para pekerja dan mahasiswa, hal itu bukan berarti libur! Artinya, mereka harus siap-siap mengerjakan tugas dari rumah.

Di Indonesia, Pekerjaan dan tugas dari rumah rata-rata menggunakan Zoom sebagai alat paling mudah.

Namun dari kumadahan itu ternyata secara tanpa sadar, Zoom mengirimkan data-data seperti:

  • Waktu penggunaan Zoom,
  • Model perangkat pengguna Zoom,
  • Lokasi,
  • Operator seluler pengguna, dan
  • ID khusus pengguna Zoom.


Aktivis pendukung kebebasan para pengguna internet, Electronic Frontier Foundation (EFF), menyatakan bahwa para pengguna Zoom ternyata di bawah pantauan orang lain.

Selain itu, administrator dari video conference di Zoom juga mendapatkan informasi yang sama seperti Facebook dapatkan.

[2] Atasi Kebocoran Data Pengguna ke Facebook, Zoom Perbarui Aplikasi

Aplikasi konferensi video Zoom memperbarui Aplikasi di iOS untuk menghapus kode yang membocorkan data pengguna ke Facebook.

Dilansir Motherboard, pengguna harus memperbarui Aplikasi iOS ke versi terbaru agar perubahan diterapkan
Sebelumnya Zoom dituding mengirimkan data ke Facebook seperti zona waktu dan kota pengguna dan rincian tentang perangkat pengguna ketika membuka Aplikasi, bahkan jika mereka tidak memiliki akun Facebook.

Sejauh mana pembagian data tidak dijabarkan dengan jelas dalam kebijakan privasi Zoom.

Posting blog oleh CEO Zoom Eric S. Yuan mengatakan aplikasinya menerapkan fitur "Login dengan Facebook" menggunakan kit pengembangan perangkat lunak (SDK) Facebook untuk iOS.

Pada tanggal 25 Maret, Zoom menyatakan bahwa Facebook SDK mengumpulkan informasi perangkat yang tidak perlu untuk menyediakan layanan.

Zoom sendiri mengatakan data yang dikumpulkan tidak termasuk informasi pengguna pribadi, melainkan informasi tentang perangkat pengguna.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas keprihatinan yang disebabkan ini, dan tetap berkomitmen kuat untuk melindungi privasi pengguna kami," kata Yuan dalam posting blog.

"Kami sedang meninjau proses dan protokol kami untuk mengimplementasikan fitur-fitur ini di masa depan untuk memastikan ini tidak terjadi lagi."

Sumber:
[1] https://www.idntimes.com/tech/trend/amp/alfonsus-adi-putra-alfonsus/zoom-bagikan-data-dan-wajah-ke-facebook
[2] https://m.akurat.co/id-1064652-read-atasi-kebocoran-data-pengguna-ke-facebook-zoom-perbarui-aplikasi

Berlangganan via Email