Aplikasi Buatan Google yang Gagal

Iklan Semua Halaman

Aplikasi Buatan Google yang Gagal

cto.author
Berikut Aplikasi Google yang Gagal

Citangkolo.Net - Banyaknya aplikasi sejenis yang tersaji disaat ini, pastinya berakibat pada semakin ketatnya persaiangan yang berlangsung di antara para pengembang aplikasi.

Inovasi serta ide- ide menarik jadi salah satu kunci keberhasilan yang wajib terus mereka gali supaya bisa menarik hasrat para penggunanya.

Tetapi, di luar dari kesuksesan aplikasi- aplikasi tersebut, terdapat pula lho banyak aplikasi yang lain yang disebut- sebut setidaknya kandas yang sempat dibuat oleh developernya.

Baca Juga:
Google (Chrome) jadi Situs ter-Banyak di Kunjungi , Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Google, Siapa yang tidak mengenal nama perusahaan ini.
Ya.. Perusahaan raksasa itu memang banyak menciptakan paltform yang bisa digunakan oleh masyarakan dunia.

Tetapi meskipun namanya sudah besar, ternyata punya kegagalan mutlak yang akhirnya harus menghentikan platformnya. Apa saja produk Google yang Gagal?


Picasa

Menawarkan sarana edit gambar serta video secara online langsung dari fitur smartphone penggunanya, bisa jadi terdapat sebagian dari kalian yang memahami aplikasi satu ini.

Dibesarkan oleh pengembang LifeScape Inc. pada tahun 2002, Picasa setelah itu diakusisi oleh Google 2 tahun setelahnya ataupun tepatnya tahun 2004 silam.

Pernah sukses mencapai popularitasnya sebagai salah satu aplikasi fotografi yang sangat banyak digunakan dikala itu, tetapi Google akhirnya resmi menutup aplikasi Picasa pada 2016 serta menganjurkan penggunanya buat bermigrasi ke aplikasi Google Photos.

Ditutupnya aplikasi Picasa sendiri kabarnya sebab kalah saing dengan aplikasi edit gambar serta video dari pengembang yang lain.

Google Buzz

Diluncurkan pada tahun 2010, Google Buzz merupakan platform jejaring sosial yang terintegrasi dengan layanan Gmail serta membolehkan penggunanya untuk berbagi gambar, video, link, serta konten yang lain kepada pengguna lain yang terdapat di kontak Gmail.

Kehadirannya yang digadang- gadang untuk menyaingi media sosial Facebook serta Twitter, tetapi sayangnya pada Oktober 2011 pihak Google mengumumkan kalau mereka bakal menghentikan segala layanan Google Buzz.

Baca Juga:
Penampakan Aneh Tertangkap Kamera Google Street View

Perihal itu lantaran kasus privasi pengguna yang susah dituntaskan serta pula ketidakmampuannya buat bersaing dengan platform media sosial lain.

Google Plus

Selama bertahun- tahun Google sudah berupaya  menciptakan media sosial untuk menyaingi Facebook.

Sesudah Google Buzz kandas, Google juga kemudian merilis aplikasi Google Plus pada tahun 2011 silam selaku penggantinya.

Walaupun pada awal mulanya aplikasi ini banyak digunakan sebab hendak secara otomatis terdaftar bila seorang membuat account Google, tetapi bersamaan dengan bermunculannya aplikasi ataupun fitur- fitur baru yang ditawarkan media sosial lain membuat Google Plus jadi hening peminat.

Pada Desember 2018, Google akhirnya mengumumkan keputusan buat menghentikan pemakaian GooglePlus versi sebab rendahnya jumlah pengguna serta tantangan dalam mempertahankan produk sukses yang dapat penuhi ekspetasi konsumen.

Google Wave

Pernah digadang- gadang bakal sanggup mengambil alih email, tetapi siapa sangka jika ternyata salah satu produk buatan Google ini malah kandas serta wajib dihentikan setahun sehabis peluncurannya pada tahun 2009 lalu.

Google Wave sendiri menawarkan peranan yang nyaris mirip dengan aplikasi Hangout, di mana aplikasi ini membolehkan penggunanya untuk saling mengirim pesan serta terlebih lagi mengedit dokumen.

Baca Juga:
Kepribadian dan Sifat Tersembunyi Terlihat dari Cara Pegang HandPhone /Hape

Tetapi, akibat penggunaannya yang lumayan membingungkan, Google Wave juga akhirnya ditutup.

Salah satu inovasi Google Wave yang sangat menarik yakni sarana untuk para pengguna supaya dapat silih tersambung serta membolehkan satu sama lain memandang apa yang ditulis secara real- time, apalagi kepribadian per kepribadian.