Pemerintah Blokir Ponsel berdasarkan IMEI, di Prediksi bakal terjadi Kegaduhan di Masyarakat

Iklan Semua Halaman

Pemerintah Blokir Ponsel berdasarkan IMEI, di Prediksi bakal terjadi Kegaduhan di Masyarakat

cto.author
Akibat Pemerintah Blokir Ponsel berdasarkan IMEI

Citangkolo.Net - Beberapa saat yang lalu ada kabar Aturan pemblokiran IMEI untuk ponsel-ponsel ilegal.

Tapi malah dikhawatirkan bakal memicu fenomena kloning IMEI. Jika sudah berlaku Aturan Blokir Ponsel Bakal Picu Munculnya IMEI 'Zombie'.

Pemblokiran IMEI dikhawatirkan bakal memicu fenomena kloning IMEI untuk ponsel-ponsel ilegal.

Fenomena IMEI 'zombie' ini sudah berlangsung sejak lama. IMEI yang dikloning berasal dari ponsel bekas yang sudah tak berfungsi lagi.

Dikatakan oleh pengamat Telekomunikasi dari ITB, "mengkloning IMEI bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, karena software yang dipakai tersedia di Google Play Store". (Dr Ir Ian Joseph Matheus Edward, MT )

Bahkan HP yang masih aktif pun kita bisa cloning dengan mudah hanya dengan modal mengetahui IMEI dari kardus HP dan itu sangat gampang.

Aplikasi cloning IMEI bisa di download di Google Play Store,  Namanya IMEI generator. IME sendiri merupakan software yang dilekatkan di perangkat keras /hardware. Kalau di mobil sama seperti plat nomor, bukan nomor rangka atau mesin.

IMEI adalah memang nomor unik yang disematkan pada perangkat telekomunikasi melalui software. Nomor IMEI ini didapat oleh pabrikan dari GSM Association. Namun karena seiring berkembang jaman khususnya teknologi, nomor IMEI dari ponsel yang sudah mati bisa digunakan kembali di ponsel lain.

Karena banyaknya software untuk mengkloning IMEI, juga dengan ketersediaan IMEI 'zombie'.

Bagaimana Ketika masyarakat awam membeli perangkat telekomunikasi dan mereka tidak tahu kalau perangkatnya tersebut menggunakan IMEI zombie atau kloning lalu diblokir oleh pemerintah?

Aturan blokir IMEI untuk ponsel ilegal bisa efektif. Tapi, jika aturan tersebut tetap dijalankan, bakal terjadi kegaduhan di masyarakat.

Komisioner BRTI menerima informasi ada nomor IMEI yang aktif secara bersamaan di beberapa ponsel sekaligus, yang menunjukkan adanya praktik mengkloning IMEI. (Agung Harsoyo)


BRTI beserta Kominfo melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Dan Perangkat Pos dan Informatika menginginkan supaya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) harus bertindak aktif. Jika diketahui menggunakan IMEI cloning, maka Kemenperin dapat memanggil vendor HP tersebut.

Harusnya yang dikenakan sanksi vendornya bukan masyarakat. Karena vendor memiliki tanggung jawab untuk melakukan lock IMEI di perangkat.

Bukan hanya Kemenperin, Kementerian Perdagangan dapat bertindak untuk membantu menekan peredaran perangkat telekomunikasi ilegal.

Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan harus dapat melakukan pencegahan terhadap masuknya perangkat telekomunikasi ilegal.

Sebenarnya Kominfo merupakan penjaga gawang terakhir untuk menekan masuknya perangkat telekomunikasi ilegal.