Berita Utama

Ikuti Berita!

Masukan Alamat Email. Gratis!

Delivered by FeedBurner

MANTAP - Kemenkominfo Resmi Blokir Semua Pencarian Berbau Pornografi

Diposting oleh On 06.30

MANTAP - Kemeninfo Resmi Blokir Semua Pencarian Berbau Pornografi
Pencarian Konten Pornografi di Google Mulai 10 Agustus 2018 resmi dibokir. Semua pencarian yang kaitannya dengan Porno tidak bisa dicari melalui mesin pencari google.

Pengguna yang mengetikan kata  barbau konten dewasa pada pencarian, sama sekali tidak bisa menemukan apapun, baik itu teks, gambar atau video.

Meskipun masih bekerja 99% namun langkah kemeninfo dengan menblokir atau tidak menampilkan hasil penelusuran jorok di Internet, ini sangat baik untuk anak-anak dan semua.

Kemenkominfo memberikan pernyataan bahwa konten-konten pornografi tak bisa diakses melalui penyedia layanan internet (ISP) nasional dengan penerapan fitur mode aman (safesearch) pada mesin pencari seperti Google. Dengan fitur ini,semua gambar atau video porno tidak muncul di mesin pencari meski pengguna telah mengetik kata kunci yang kaitanan erat dengan porno. Bahkan meskipun pada mesin pencari menggunakan vpn atau pengalih IP lainnya.

Apa itu Safesearch ( Mode Aman)

SafeSearch merupakan fitur yang digunakan di mesin pencari Google dengan tujuan untuk memblokir, mengeliminasi situsweb-situsweb yang mengandung konten pornografi muncul di daftar hasil pencarian. Dengan penerapan mode aman, hasil yang ditampilkan akan benar-benar dipilih dengan ketat dan hanya akan menampilkan konten yang pantas.

Google sebagai mesin pencari besar, mengatakan fitur SafeSearch “tidak ditujukan untuk men-sensor konten dewasa, (tetapi) Google menginginkan pengguna mendapatkan hasil pencarian yang mereka maksud .  Kami menggunakan algoritma untuk menentukan mana konten yang paling relevan sesuai dengan kata kunci yang diketik pengguna. Jika pengguna mencari konten dewasa, pengguna bisa mencarinya di Google dengan kata kunci yang spesifik dan tidak menggunakan kata kunci yang berpotensi ambigu.”

Sejak Kapan ada Safesearch

Amerika Serikat -  fitur SafeSearch ketika diaktifkan tidak bisa mengakses ke situs berbagai konten yang terkait dengan pornografi .

Sebenarnya Google sudah meluncurkan fitur SafeSearch sejak 2000. Tertulis di blog resmi perusahaan mesin pencari raksana itu, SafeSearch diluncurkan untuk “memastikan konten dewasa jauh dari jangkauan anak-anak.

Pada awal peluncuran SafeSearch  masih sebatas memfilter hasil pencarian berbasis teks. Pada 12 Desember 2012, Google mengembangkan fitur SafeSearch untuk bisa juga memfilter hasil pencarian berbasis gambar. 

Google mengingatkan bahwa fitur SafeSearch tidak mungkin melakukan filter dengan akurasi 100 persen.

Indonesia - “Sekarang sudah dimulai. Sekitar 99% sudah bisa ditangani. Ini merupakan affirmative policy yang terkait pornografi,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Filter pencarian nantinya juga berlaku untuk Bing, mesin pencari buatan Microsoft.

Cara Mengaktifkan Safesearch ( Mode Aman ) pada Google

Apabila Perangkat pencarian anda belum mengaktifkan pengaturan mode aman secara otomatis bisa dilakukan dengan langkah berikut.
Cara Mengaktifkan Safesearch ( Mode Aman ) pada Google

Setelah mengetik kata kunci pencarian, Pilih pada Setelah dan Klik pada Nonaktifkan / Aktifkan safesearch. Atau bisa dari Aktifkan Filter Pencarian.

Filter pencarian ini memang tidak 100% akurat, Namun dapat mengurangi Hasil pencarian yang kaitannya dengan konten dewasa dan kekerasan.

Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *