Berita Utama

Ikuti Berita!

Masukan Alamat Email. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah Dan Polri Atasi Serangan Narkoba dari Tiongkok ( China )

Diposting oleh On 12.35

Usaha Polri Atasi Serangan Narkoba dari Tiongkok ( China )
Inilah beberapa jenis Narkoba (Photo by : documen)

CitangkoloNet - Pencarian dan penangkapan terhadap kapal yang dicurigai membawa narkotika tidak hanya berhenti pada Win Long BH 2998. Polri mengerahkan kekuatan menyisir perairan sepanjang Pulau Sumatera hingga Bangka Belitung.

"Kami telah memerintahkan seluruh Direktorat Narkoba Polda se-Sumatera mengerahkan kekuatan untuk melakukan operasi di laut. Menangkap kapal-kapal yang dicurigai membawa barang berbahaya, seperti narkoba," ungkap Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto saat ditemui di Kantor Kanwil Bea Cukai Kepri, Sabtu, 24 Februari 2018.

Bagian kawasan di Pulau Sumatera tersebut, ungkap Eko, mulai dari Aceh, Medan, Palembang, Padang, Riau, Batam, dan Bangka Belitung. "Tujuh wilayah ini menjadi attensi kami dalam upaya memberantas sindikat narkoba internasional," ungkapnya.

Eko mengungkapkan bahwa Mabes Polri sudah melakukan mapping atau pemetaan wilayah rawan selama dua bulan terakhir. Pergerakan para sindikat pun berhasil terbaca karena modus mereka adalah menggunakan kapal ikan untuk membawa narkoba.

"Disitu kami langsung bergerak cepat. Kami dapat informasi akan ada kapal asing masuk ke Kepri membawa narkoba. Hasilnya, tertangkap kapal Taiwan membawa 1,622 ton dan menyusul satu kapal Taiwan lagi yang saat ini masih kami periksa," jelas Eko.

Pihaknya memerintahkan seluruh personel Direktorat Narkoba Polda se-Sumatera bekerja sama dengan Polairud dan Bea Cukai untuk menyisir jalur rawan peredaran narkoba.

"Pada minggu-minggu ini menjadi pertaruhan bagi kami, karena ada informasi narkoba akan menggempur wilayah kita. Kita jangan lengah. Kalau lengah justru kesempatan bagi mereka masuk ke Indonesia," paparnya.

Kepala Satgassus Bareskrim Polri ini mengatakan, kapal Taiwan bernama Win Long BH 2998 yang ditangkap, Jumat, 23 Februari 2018 akan berangkat ke Afrika.

Beberapa kapal Taiwan berangkat dari China lalu menuju Singapura. Empat hari berada di Singapura, tambah Eko, kapal tersebut berlayar menuju Samudera Hindia melintasi wilayah perairan Kepri hendak menuju Afrika.

"Setelah memasuki perairan Kepri, kami bersama Bea Cukai langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kapal di dekat perairan Pulau Nipah. Kapal diawaki 28 orang ABK, termasuk seorang nakhoda," pungkasnya.

Berikutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *