Viral Pramuka Makan di Atas Tanah, Berikut Pernyataan Terbuka Dari Ketua Kwarnas

Perpeloncoan pada anggota Pramuka

ANGGOTA PRAMUKA MAKAN DENGAN ALAS TANAH

Organisasi Nonformal yang di kenalkan secara Nasional pada 14 Agustus 1961 yang merupakan Kumpulan Pemuda yang memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya atau Pramuka. Organisasi ini sangat akrab dengan metode belajar yang asyik, Belajar sambil Praktek, Kerja sama, Menantang,menarik, dan sekaligus untuk pengenalan di alam terbuka. 
Namun dengan banyaknya photo yang beredar  dimedia sosial , Pramuka makan dengan alas tanah, Organisasi ini menjadi tercoreng nama baiknya. Pramuka merupakan Satu wadah organisasi kepanduan untuk seluruh bangsa Indonesia, Anggotanya mulai dari umur 7 sampai 25 yang terdiri dari beberapa macam tingkatan.
Dalam Kegiatan Pramuka pada saat ini memang sudah tidak dibolehkan adanya perpeloncoan, Penggeblengan yang sifatnya fisik. Disamping tidak ada manfaat pendidikan juga cendrung mengabikatkan cidera. 
Seperti yang dilansir dari instagram ketua kwarnas, Dengan beredarnya Photo Pramukan makan dengan beralaskan tanah, ini murapakan kesalahan dari pihak panitia, Pembina yang tidak propesional atau belum memnuhi standar pembina. Seorang pembina pramuka yang sudah mengikuti palatihan pasti tidak akan membiarkan kejadian itu terjadi. 

Sedikit menengot pada Kode Kehormatan dan 10 Moral Pramuka
Disana tertera dengan jelas ada 3 point yang menjadi janji pramuka yang dengan sungguh menyatakan untuk menjadi manusia yang taat terhadapat Agama, Negara dan hidup bersosial dengan masyarakat. Jika Pramuka yang benar-benar menjadi Pramuka , tau dan menjalani janji pada pramuka serta menjalan 10 kebaktian , maka tidak pantas dikatakan " APA SIH FUNGSI PRAMUKA DI INDONESIA" .

Pendidikan formal saat ini tidak sepenuhnya mampu menciptakan anak-anak yang mempunyai jiwa nasionalis tinggi, namun dengan adanya pramuka dan banyak organisasi nonformal lain, akan sangat membantu berperan dalam menciptakan generasi dengan jiwa nasionalis. 

Bagaimana tanggapan Ketua Kwarnas ?

Berikut diambil dari Akun IG Kwarnas , Tanggapan mengenai Photo yang beredar , Pramuka makan ditanah. 

Assalamualaikum Wr.Wb. Salam Pramuka.
Pagi ini (25/03/2017) di grup wa, saya menerima foto beberapa Pramuka makan bersama di suatu tempat, namun nasinya ditaruh di rumput tanpa alas. Saya cek, foto tersebut sudah menyebar di media sosial, dan mendapatkan kritik keras bahkan kecaman dari anggota Gerakan Pramuka.
Saya tegaskan ini bukan bagian dari pendidikan dan pembinaan di Gerakan Pramuka, saya sangat menyayangkan ini. Saya pastikan bahwa pembina kegiatan tersebut belum mengikuti atau memenuhi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka. Sebagai informasi, setiap harinya, ada ribuan kegiatan Gerakan Pramuka dilaksanakan di sekolah-sekolah dan alam terbuka di seluruh Indonesia, dan semua kegiatan Pramuka itu mendidik, menggembirakan, menginspirasi serta menyenangkan, menguatkan persaudaraan anak-anak kita.
Saya sudah berkoordinasi dengan Kak Prof. Dr. Suyatno, M.Pd (Kepala Pusdiklatnas Kwarnas Gerakan Pramuka), Kak Prof. Dr. Ir. S Budi Prayitno, M.Sc (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda), Kak Dr. Susi Yuliati (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa), dll
Saya minta agar Panitia kegiatan tersebut ditegur dan diberikan pembinaan. Kejadian ini harus dijadikan pelajaran berharga, dan tidak boleh terulang kembali. Kita akan selesaikan ini dengan sebaik-baiknya. Paling lambat Senin, 27 Maret 2017, masalah ini sudah jelas duduk perkaranya dan selesai.Sebagai penutup, saya serukan kepada Pramuka dimanapun berada: Ada ribuan foto dan video kegiatan Pramuka di setiap telepon genggam dan labtop anak Pramuka, saya minta posting, upload semua foto dan video tersebut di medsos. Agar dunia tahu bahwa kegiatan Pramuka itu mendidik, menggembirakan, menginspirasi serta menyenangkan, menguatkan persaudaraan anak-anak kita. Jangan sampai karena satu foto makan tanpa alas Gerakan Pramuka tercoreng.
Terima kasih saya haturkan kepada Kakak-Kakak Pramuka dan masyarakat atas masukannya untuk kebaikan dan kemajuan Gerakan Pramuka. Wassalamu'alaikum Wr.Wb. Salam Pramuka. Jakarta, 25 Maret 2017. Hormat saya, Kak Adhyaksa Dault

0 komentar: