Sahkah Jual Pulsa ?

APA HUKUMNYA JUAL PULSA

Pulsa (bahasa Inggris: mobile payment) adalah pembayaran bagi barang atau jasa menggunakan perangkat bergerak seperti telepon genggam atau PDA.  Seperti yang disebutkan dalam definisi yang diambil dari Wikipedia ini, pulsa adalah kebutuhan yang harus di miliki ketika ingin berkomunikasi menggunakan Ponsel. Berkomunikasi melalu sms, telpon ataupun komunikasi berbasis data seperti FB, BBm ataupun Whatsap. 

APA HUKUMNYA JUAL PULSA
Tak bias dipungkiri bahwa manusia abad ini sangat ketinggalan jika tidak memeiliki perangkat ini. informasi ang begitu cepat, kini bias di akses dengan mudah melalu HP. Komuikasi jarak jauh mudah dilakukan dengan adanya HP. Kemudahan bersilaturahmi menjadikan HP ini bermanfaat walau tak bias di pungkiri HP memiliki sisi madhorot yang tak bias di kesampingkan. Terlepas dari pembahsan manfaat dan madhorot HP admin sedikit membahas tentang jual beli pulsa yang sering kita lakukan.
Dalam islam setiap tingkah laku harus di dasari dengan al-Qur’an dan hadis. Seperti ketika hendak beribadah tak mungkinkan kita shalat dengan menghadap kesegala arah dengan argumen tuhan ada dimana-mana. Kita diperintahkan untuk menghadapa ke arah (jihah) ka’bah. Atau ketika ber-Muamalah kita harus menghindari yang namanya riba, karena perintah juga dari al qur’an. Nah, jual beli ini masuk dalam wilayah muamalah mari kita kaji jual beli pulsa yang sudah marak dan cukup menjanjikan untuk lahan usaha.

Pulsa adalah barang yang tidak tampak. Dalam syarat jual beli barang haruslah wujud tidak boleh barang yang samar. Nah, tidak tampakkan pulsa ?, tidak bisa dipegang ataupun dirasakan. Walau demikian pulsa bisa kita ambil manfaatnya, dengan pulsa kita bisa menikmati layanan operator. Kita cari tahu dulu barang yang bisa di jual belikan apa sih ? dalam kitab madkhol fil fiqhi karangan syekh musthofa ahmad dijelaskan bahwa mal (harta) terbagi menjadi dua.
  1.     Mal madiyah (harta/barang yang wujud) adalah barang yang wujud dan bisa di rasakan panca indra seperti baju, mobil, motor dan lain-lain.
  2.    Mal ma’nawiyah (harta/barang yang abstrak) adalah barang yang tidak tampak tapi bermanfaat bagi manusia dan dianggap sesuatu yang berharga seperti hak cipta karya seni, hak cipta buku, pulsa dan lain lain.

Dari pengertian diatas bisa ambil kesimpulan kalau pulsa termasuk mal ma’nawiyah yang bisa dijual belikan sehingga akad dalam jual beli pulsa sah karena walaupun tidak wujud secara nyata pulsa adalah sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan dianggap bernilai bagi manusia.

Jual beli pulsa juga bisa dengan menggunakan akad Ijaroh atau sewa menyewa. Artinya pihak pembeli menyewa layanan dari operator dengan perantara penjual pulsa.  Demikian dari admin semoga bermanfaat… 



referensi : fiqh kange, asnal matholib dan fathul mu'in 

Penulis: GR


********
Ikuti dan Update Artikel dari sini !

rss gplus You Tube facebook twitter