Google Doodles: RADEN DEWI SARTIKA

DEWI SARTIKA PELOPOR PENDIDIKAN PEREMPUAN
Gambar dari id.wikipedia.org:
Raden Dewi Sartika

RADEN DEWI SARTIKA PELOPOR PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN

Google Merayakan hari ulang Tahun Raden Dewi Sartika.
Siapa yang tidak mengenal dengan Dewi sartika, apalagi di daerah tataran pasundan, Priangan.
Ia tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, kelahiran Tasikmalaya dan wafat ketika usia 62 tahun. Pada tahun 1966 Dewi sartika  di akui sebagai pahlawan Nasional, karena termasuk tokoh wanita yang menentang pemeritah hindia belanda.

Selain sebagai penentang pemerintahan pada masanya, ia juga seorang yang cerdas, terbukti ketika baru umur Sepuluh tahun dewi sartika sudah menjadi anak yang pandai dengan bahasa belanda, pada waktu  itu untuk mengenyam pendidikan sangat sulit dan sangat terbatas, namun beliau juga termasuk keturunan dari keluarga priyayi dari suku sunda, Raden Rajapermas dengan Somanegara.

Setelah menginjak dewasa, Atas dorongan Pamannya, Raden Dewi sartika mulia menonjolkan bakat dan cita-citanya. Tapi, meskipun pamannya mendukung cita-cita dewi sartika, waktu itu pamannya sebagai bupati, Tidak segampang ucapan, karena ketika jaman itu, Adat bagi wanita sangat terbatas dan akhirnya dewi sartika menjadi terkekang. 
meskipun adat tidak sepenpadat ia tetap kukuh dengan cita-citanya, dan akhirnya Belia Bisa mendirikan Sekolah untuk Wanita. 
Dewi Sartika adalah istri dari Raden Kandurung agah suriawinata dan dianugrahi anak R Atot dan menjadi ketua Umum BIVB klub sepak bola dan merupakan tunas-tunas yang kini menjadi persib bandung
 Raden dewi sartika wafat ketika usia 62 tahun di tasikmalaya dua tahun setelah Indonesia Merdeka.
Meskipun jasadnya sudah terkubur dan menjadi tanah, tetapi jasa beliau hingga saat ini masih dapat dirasakan oleh bangsa ini, terutama di bidang pendidikan, hak-hak wanita.

0 komentar: